Kakyong Zatie ♥


30 Nov 2012 | 11/30/2012 06:32:00 pm | 0 comments

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaratuh...

Dear Calon Suamiku...

Apa khabar imammu hari ini?
Sudahkah harimu ini diawal dengan syukur kerana dapat menatap fananya hidup ini.
Sudahkah air wudhuk menyegarkan kembali ingatanmu atas amanh yang saat ini tengah kau genggam..

Wahai calon suamiku..
Tahukah engkau betapa Allah mencintaiku dengan dasyatnya.?
Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak . Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik . Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku . Bagian terapuh diriku. namun kini aku tahu jawabannya . 

Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku sentiasa kembali mengingati-Nya , kembali mencintai-Nya.. Ujian demiujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sentiasa saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu..

Calon suamiku..
Entah dimana diriku sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku . Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak.. Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Kerana apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang akan kau dapati. Aku masih haus akan ilmu. Namn berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat kerehdaan Allah dan dirimu, Suamiku..

Wahai calon suamiku.. 
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bondaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang soehah,agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya diakhirat.. Namun nanti, setelah manjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh..

Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela . Aku harap begitu pula dirimu.. Allah yakin kaulah yang kubutuhkan, maki nanti kau bukanlah orang yang kuharapkan..

Calon suamiku yang di rahmati Allah...
Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahupernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Kerana itulahmarkas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih... Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakqah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal,dengan ilmuyang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah Taala...

Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku. Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Mesti bukan umat yang terbaik, tapi seidaknya menjadiyang terbaik disisimu kelak.

Calon suamiku...
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, samahalnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.

Bersabarlah calon suamiku...
Doaku selalu.. Agar ALLAH memudahkan jalanmu tuk menjemputku sebagai bidadari..
Semoga Allah selalu mejagamu, Agar tak tersentuh yang bukan mahrammu, Meski hanya seujung kuku.. Agar kau bisa menpersembahkan dirimu seutuhnya untukku.. Seperti halny aaku, yang ingin mempersembahkan diriku seutuhnya, hanya untukmu..

Sudah Dulu Ya Calon Suamiku.. Salam Cintaku Untukmu..
Wassalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..


0 Comments available :

Post a Comment

Heyy!! nak lari mane..? meh komen dulu.. ♥